Flor Cafe, Plaza Indonesia

Berada di bawah naungan Ismaya Group, Flor menawarkan konsep yang sedikit berbeda dibandingkan brand F&B lain dalam grup yang sama. Ismaya dikenal dengan berbagai restoran dan dining experience yang beragam, Flor justru fokus pada konsep bakery yang sederhana namun terasa lebih personal dan crafted.

Begitu masuk ke Cafe, suasana yang langsung terasa adalah cozy dan warm. Interiornya didominasi oleh nuansa hangat dengan sentuhan desain minimalis yang tetap estetik. Pencahayaan yang lembut membuat tempat ini terasa nyaman, cocok untuk sekadar menikmati waktu santai, ngobrol ringan, atau bahkan me time dengan secangkir kopi dan pastry. Sayangnya, ukuran Cafe ini relatif kecil. Meskipun suasananya nyaman, kapasitas tempat duduk yang terbatas membuat Cafe Flor agak sulit untuk dijadikan tempat nongkrong dalam waktu lama, terutama saat weekend. Di jam-jam sibuk, pengunjung sering harus menunggu atau bahkan tidak kebagian tempat. Jadi, kalau memang ingin menikmati suasana Flor dengan lebih santai, datang di luar peak hours bisa jadi pilihan yang lebih bijak.

Soal menu, Cafe ini tidak menawarkan pilihan yang terlalu banyak. Sekilas, ini mungkin terasa seperti kekurangan, apalagi jika dibandingkan dengan cafe lain yang memiliki menu panjang dan variatif. Tapi justru di sinilah letak kelebihannya, pilihan menu yang lebih terbatas membuat mereka lebih fokus pada kualitas dibanding kuantitas. Setiap item terasa lebih dipikirkan dengan matang, baik dari segi rasa, tekstur, maupun presentasi. Salah satu menu yang cukup menarik perhatian dan sempat viral adalah salt bread. Menu ini menjadi highlight bagi banyak pengunjung, termasuk saya yang akhirnya penasaran untuk mencobanya langsung. Salt bread di Flor tersedia dalam beberapa varian rasa, namun kali ini saya memilih yang original untuk benar-benar merasakan karakter dasarnya tanpa tambahan rasa lain.

Dari segi tampilan, salt bread ini sudah terlihat berbeda dibandingkan roti pada umumnya. Bentuknya unik, tidak terlalu besar, namun cukup padat dan terlihat premium. Teksturnya di luar tampak sedikit glossy, yang ternyata berasal dari sugar glaze yang digunakan. Ini menarik, karena biasanya salt bread identik dengan rasa asin yang dominan. Di Flor, mereka mencoba menghadirkan keseimbangan rasa yang lebih kompleks.

Saat pertama kali digigit, teksturnya terasa lembut di dalam dengan bagian luar yang sedikit crispy. Rasa asin yang khas tetap ada, namun tidak terlalu overpowering. Justru yang membuatnya unik adalah sentuhan manis dari sugar glaze yang melapisi bagian luar roti. Kombinasi antara manis dan asin ini menciptakan flavor profile yang berbeda dari salt bread pada umumnya. Tidak hanya sekadar gurih, tapi juga ada hint manis. Glaze yang digunakan tidak terlalu tebal, sehingga tidak membuat roti menjadi terlalu manis. Semua terasa cukup balance.

Secara keseluruhan, Cafe Flor menawarkan pengalaman yang cukup berbeda dibandingkan cafe lain di sekitarnya. Bukan tempat yang ideal untuk nongkrong lama bersama grup besar, tapi lebih cocok untuk quick catch-up, solo coffee time, atau sekadar menikmati pastry berkualitas. Suasananya yang cozy dan warm menjadi nilai tambah.

Flor terasa seperti hidden gem kecil di dalam mall besar. Tidak terlalu mencolok, tapi justru itu yang membuatnya menarik. Untuk mereka yang menghargai kualitas bakery dan ingin mencoba sesuatu yang sedikit berbeda, harganya juga masih ramah di kantong, sekitar 20ribuan. Menurut aku tempat ini layak untuk masuk dalam list.

By: Valensia Huang


Komentar

  1. stok nya banyak gk kak, takut kehabisan klo weekend

    BalasHapus
  2. Balasan
    1. Selain bentuknya yang unik, rasanya juga enak banget kak

      Hapus
  3. Katanya ini salah satu saltbread yang paling mirip sama yang di Korea

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku belum pernah coba yang dari korea, tapi ini rasanya enak bangett

      Hapus
  4. selain yang ori ada varian lain ga?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada kak, ada beberapa varian lain seperti nori, truffle dan maple cream

      Hapus
  5. ini rasanya manisnya mendominasi ga?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tidak kak. Manis nya dari butter glaze yang di luar, untuk isiannya tetap salted butter

      Hapus
  6. Posisi outlatenya dimana ini kak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di level basement dekat dengan eskalator ya kak

      Hapus
  7. Balasan
    1. Butuh waktu sekitar 10-15 menit untuk rotinya dipanaskan

      Hapus
  8. Selain bakerv ada makanan beratnya ga?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena cafe ini sebelahan dengan kitchenette, jadi menu berat bisa di order dari kitchenette ya

      Hapus

Posting Komentar

Postingan Populer